Senin, 23 April 2012

Ahlan Wa Sahlan "Ali Imran"


Ramadhan 1432.. Menemui ustd ali ridlo untuk meminta tanda tangan beliau untuk surat perijinan tempat PTT (Program Tahfidz dan Tahsin Al-Quran) di masjid Ar Rahmah. Masjid ini terletak di daerah perak, jl teluk buli 1, tepatnya di depan rumah ustd Muhammad sholeh drehem. Ba’da maghrib saya tiba ditempat. Karena waktu isya hampir tiba, saya putuskan untuk sholat taraweh di masjid ini. Sholat isya di imami- oleh al hafidz ustd ali ridlo dan sholat taraweh di imam-i oleh ustd Muhammad sholeh drehem.

“syahidallahu annahuu laa ilaaha illaa huwa wal malaaikatu wa ulul ‘ilmi qooiman bil qisthi, laa ilaaha illaa huwal ‘aziizul hakiim. innaddina 'indallahil islam........”. Ayat yang di baca oleh ustad Muhammad dengan gaya khas murrotal milik Mishary Rashid Alafasy. Subhanallah cukup membuat hati ini bergetar dan ingin menangis. Selain karena lantunan yang indah dari beliau, terlebih lagi karena arti ayat tersebut. Benarlah jika dikatakan ketika kita tau dan mengerti arti dari sebuah ayat, maka akan ada kenikmatan tersendiri dalam mendengarkannya. Saya bukan orang yang tau persis artinya, tapi cukup tau arti dari ayat tersebut, karena kalimat Al Quran-nya yang cukup familiar. Sejak saat itu saya terpesona dengan ayat ini dan “mulai” menyukai surat ali imran. Seraya berkata dalam hati, “Ya Allah sampaikanlah saya pada surat ini Ramadhan tahun depan”. Kisah ini adalah salah satu “nice story” Ramadhan 1432 H.


Yuks kita kenalan dengan surah Ali Imran!
Ali Imran, dari bahasa arab yang artinya keluarga imran, adalah surah ketiga yang terdiri dari 200 ayat dan termasuk surah madaniyah. Dinamakan Ali Imran karena memuat kisah keluarga Imran yang didalam kisah itu disebutkan kelahiran nabi Isa, persamaan kejadiannya dengan nabi Adam, kenabian dan beberapa mukjizatnya, serta disebut pula kelahiran Maryam binti Imran. Surah Al Baqarah dan Ali Imran ini dinamakan Az-Zahrawan (dua surah cemerlang), karena kedua surah ini menyingkap hal-hal yang menurut apa yang disampaikan Al Qur'an, disembunyikan oleh para Ahli Kitab, seperti kejadian dan kelahiran nabi Isa, kedatangan nabi Muhammad, dan sebagainya.


Diriwayatkan dari Nuwais bin Sam'an bahwasanya Rasulullah bersabda, "Pada hari kiamat kelak, Al Qur'an bersama dengan orang-orang yang mengamalkan kandungannya akan dikumpulkan. Dan kedua surah, Al Baqarah dan Ali Imran, berada dibarisan depan". (HR Muslim)
Saya menemukan hadist tersebut di mushaf “coklat manis” bagian bawah lembar pertama surah ali imran, hari ini.. Ya, hari ini saat saya menulis catatan ini.  Ada hadist lain tentang keutamaan surahh Ali Imran. Nah kalau hadist ini saya menemukannya di “ustad google”. ^^


"Bacalah Al Qur'an, karena ia akan datang memberi syafa'at kepada para pembacanya pada hari kiamat nanti. Bacalah Az-Zahrawain, yakni Al Baqarah dan Ali Imran, karena keduanya akan datang pada hari kiamat nanti, seperti dua tumpuk awan menaungi pembacanya, atau seperti dua kelompok burung yang sedang terbang dalam formasi hendak membela pembacanya. Bacalah surah Al Baqarah, karena membacanya adalah berkah dan tidak membacanya adalah penyesalan. Dan para penyihir tidak akan dapat membacanya." (HR Muslim)


Dari dua hadist tersebut bisa kita telaah bersama bahwa surah Al Baqarah dan Ali Imran memiliki keutamaan yaitu orang-orang yang mengamalkan kandungannya berada dibarisan depan pada hari kiamat, salah satu sebab-sebab datangnya berkah dari Allah, dan akan memberikan syafa'at kepada mereka yang sering membacanya di dunia. 


Tidak cukup berhenti ketika menemukan keutamaan dalam satu surah saja. Karena masih banyak keutamaan-keutamaan yang Allah tawarkan kepada kita dalam setiap surah-surahNya. Lompatan-lompatan kecil kita, ikhtiar-ikhtiar kita yang dibungkus karena Allah, semoga mampu membuat kita untuk senantiasa berinterakasi dengan Al Qur'an. Ayo saling menyemangati kawan!

20 April 2012, Ahlan Wa Sahlan "Ali Imran"

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar